Berita

09/12/2019 - Seminar Rekam Medis PHC Ajak Perekam Medis Paham e-RM

SURABAYA - Industri 4.0 telah menempatkan fungsi perekaman data kesehatan (electronic health record) sebagai salah satu faktor kunci dalam mendukung big data di industri pelayanan kesehatan.

Mendukung terciptanya profesional perekam medis yang mampu bersaing dalam disruption era, RS PHC Surabaya bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (PORMIKI) menyelanggarakan Seminar “Pemantapan Peran dan Fungsi Tenaga Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Dalam Penerapan Rekam Medis Elektronik di Era Indutri 4.0” pada Minggu, 8 Desember 2019 di Kaza Hotel Surabaya.

Head of PHC Hospital Surabaya, dr Pudji Djanuartono, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan “Perekam Medis harus mampu mengikuti perkembangan, jika tidak maka siap-siap akan ditinggalkan”.

Dihadapan 700 peserta seminar, Ia juga menyampaikan bahwa dengan adanya informasi kesehatan yang sudah bertransformasi menjadi serba digital seperti Elektronik Rekam Medis (e-RM), akan membuat layanan kesehatan semakin cepat, efektif dan efisien.

Disisi lain Pembina DPP PORMIKI, dr. Dra. Gemala Rabiah Hatta, MRA., M.Kes., mengatakan “Tantangan yang dihadapi saat ini ialah transisi dari rekam medis tradisional menuju digital rekam medis (e-RM) yang lebih kompleks dan beragam. Juga masih belum meratanya pendidikan dan pelatihan profesional perekam medis di berbagai daerah di Indonesia. Dan masih banyak tantangan-tantangan lainnya”.

Hadir juga sebagai pemateri seminar Anna Rosarini, A.Md.PK., S.H., M.H yang juga Ketua DPD Pormiki Jawa Timur, Dosen RMIK Uajani Yogyakarta Arief Kurniawwan NP., A.Md., S.KM., M.PH, dan Supervisor Management Information System of PHC Hospital Surabaya Ari Hartanto, A.Md.PK.

Diharapkan dengan adanya seminar dan open sharing implementasi electronic rekam medis (e-RM) ini, akan mendukung terciptanya ekosistem data kesehatan yang saling terintegrasi dengan optimal di berbagai layanan kesehatan. (irv)