Berita

20/11/2019 - PHC dan IKAL Bantu Wujudkan Senyum Baru Anak Bibir Sumbing

Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya terlahir dengan sempurna dan berkembang layaknya anak normal pada umumnya. Sayangnya, beberapa anak memang terlahir kurang beruntung.

Salah satu kelainan yang bisa dialami oleh anak sejak lahir ialah kondisi lahir bibir dan/atau langit-langit sumbing. Berdasarkan penelitian, 1 dari 700 kelahiran secara global, terdapat bayi yang terlahir dalam kondisi bibir dan/atau langit-langit sumbing.

Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur Utama PT Pelindo Husada Citra (PHC), dr Agus Akhmadi, M.Kes. Menurutnya, bibir sumbing bukanlah kecacatan permanen melainkan kelainan kondisi lahir yang menyebabkan pertumbuhan bagian tubuh seorang anak menjadi kurang sempurna.

“Tantangan yang dihadapi mereka yang terkena bibir sumbing bukan hanya cukup sulit berteman atau bersekolah, tetapi juga kesulitan makan, bernapas, dan bicara serta mempunyai risiko mengalami kekurangan gizi” ujar dr. Agus.

Untuk membantu mereka melakukan operasi bibir dan/atau langit-langit sumbing, hari ini (20/11) Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) bekerjasama dengan Smile Train dan RS PHC Surabaya mengadakan bakti sosial operasi bibir sumbing kepada 9 anak.

Ketua IKAL Komisariat Provinsi Jawa Timur, Rachmad Harsono, menjelaskan “Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2019 kemarin”.

Ia juga menjelaskan, kesembilan anak-anak yang berasal mulai dari Surabaya, Bangkalan, Malang, Pasuruan hingga Trenggalek ini nanti akan mendapatkan penanganan dan perawatan dari tim medis secara komprehensif di RS PHC Surabaya.

dr Agus Akhmadi menambahkan, selain akan melakukan operasi perbaikan sumbing, para profesional medis RS PHC Surabaya juga akan mengevaluasi perlu tidaknya diberikan tambahan nutrisi, terapi bicara, perawatan ortodontik hingga perawatan terapeutik.