Berita

25/09/2019 - Bantu Wujudkan Senyum Baru

Setiap orang tua pasti ingin anaknya terlahir dengan sempurna. Bisa berkembang layaknya anak normal pada umumnya. Sayangnya, beberapa anak terlahir kurang beruntung.

Ya, salah satu kelainan yang bisa dialami oleh anak sejak lahir adalah kondisi lahir bibir dan/atau langit-langit sumbing. Berdasarkan penelitian, 1 dari 700 kelahiran secara global, terdapat bayi yang terlahir dalam kondisi bibir dan/atau langit-langit sumbing.

Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur Utama PT Pelindo Husada Citra (PHC), dr Agus Akhmadi, M.Kes. Menurutnya, bibir sumbing bukanlah kecacatan permanen melainkan kelainan kondisi lahir yang menyebabkan pertumbuhan bagian tubuh seorang anak menjadi kurang sempurna.

“Tantangan yang dihadapi mereka yang terkena bibir sumbing bukan hanya cukup sulit berteman atau bersekolah, tapi yang terpenting, apabila tidak segera dilakukan penanganan dan perawatan medis mereka bisa mengalami kesulitan makan, bernapas, dan bicara serta punya risiko mengalami kurang gizi parah” ujar dr Agus.

Untuk membantu mereka melakukan operasi bibir dan/atau langit-langit sumbing, kemarin (24/9) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur dan Ikatan Pejabat Pengurus Akta Tanah (IPPAT) Provinsi Jawa Timur mengadakan bakti sosial operasi bibir sumbing kepada 27 anak.

Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Heri Santoso, menjelaskan “Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2019”.

Ia juga menjelaskan, ke dua puluh tujuh anak-anak yang berasal mulai dari Surabaya, Malang, hingga Ponorogo ini nanti akan mendapatkan penanganan dan perawatan dari tim medis secara komprehensif di RS PHC Surabaya.

dr Agus Akhmadi menambahkan, selain operasi perbaikan sumbing, para profesional medis RS PHC Surabaya juga akan mengevaluasi perlu atau tidak diberikan tambahan nutrisi, bicara, ortodontik, dan perawatan terapeutik. “Program terapi bicara untuk memastikan agar setiap anak percaya diri dengan senyum mereka” tutupnya