Arrow
Arrow
Slider

Dalam sebuah penelitian oleh seorang ahli dari Kanada, seseorang yang sering terpapar polusi udara dan padatnya lalu lintas di daerah perkotaan, lebih beresiko terkena demensia (pikun). Penelitian itu didukung oleh beberapa negara lain seperti Taiwan dan Sweden yang menemukan 7-8% penyakit demensia di negara-negara tersebut disebabkan oleh seringnya paparan polusi dan padatnya lalu lintas.

Mengapa? Polusi udara di perkotaan banyak mengandung senyawa berbahaya. Jika senyawa-senyawa itu terhirup, maka dalam jangka panjang dapat mengakibatkan gangguan pada paru-paru. Gangguan pada paru-paru ini akan menimbulkan inflamasi infeksi dalam darah dan lambat laun akan menuju ke otak. Inflamasi infeksi itu akan mengakibatkan terjadinya perubahan struktur otak, dan akan mengganggu kerja otak.

Penyakit demensia sendiri baru bisa diketahui ketika gejalanya sudah terlihat dan biasanya baru disadari ketika usia sudah lanjut. Bahkan saat usia muda, kita yang sering merasakan gejala-gejala sering lupa, hanya acuh tak acuh dan merasa bukan hal yang patut diwaspadai.

Menurut dokter Djohan Ardiansyah spesialis syaraf RS PHC Surabaya, demensia dapat dikenali gejalanya lebih awal seperti sering lupa atau lemah ingatan, yang dapat menjadi petunjuk awal untuk mengenali gejala berikutnya yang lebih berat. Karena gejala itu samar, penderita kerap tak menggubrisnya. Penderita akan panik ketika gejala demensia memasuki tahap akhir.

Dimensia ditimbulkan oleh beberapa resiko, antara lain umur, jenis kelamin, dan faktor genetika. Lalu, apakah mereka yang tinggal di pedesaan atau pegunungan, jauh dari risiko mengidap demensia? Seperti diketahui bahwa wilayah pedesaan merupakan daerah yang tenang, bebas polusi dan jauh dari hiruk pikuknya lalu lintas. Ternyata tidak demikian, demensia merupakan sindrom atau sekumpulan gejala-gejala berupa penurunan kemampuan intelektual, baik kemampuan memori,kemampuan melakukan sesuatu secara terencana dan terkordinir. Setidaknya ada 2 macam demensia; alzeimer dan vaskular demensia.

Vaskular demensia disebabkan karena aliran pembuluh darah, dan inilah yang lebih banyak diderita oleh orang yang tinggal di wilayah perkotaan. Sedangkan alzaimer diseases kebanyakan dialami orang-orang yang tinggal di wilayah pedesaan, yang disebabkan oleh faktor penuaan.